Penis Papa kandungku yang memuaskanku

7775 views
Penis Papa kandungku yang memuaskanku

Penis Papa kandungku yang memuaskanku.

Cerita Sek Terpanas – Namaku Ratna, Aku berumur 18 tahun. Keluargaku terbilang cukup harmonis. Di kampusku aku terbilang cewek yang sempurna dalam segi fisik.

Aku cukup berbangga karena banyak laki-laki di kampusku maupun luar kampus yang mengejarku. Namun aku menolak karena aku mematuhi perintah orangtuaku yang menyuruhku fokus untuk kuliah daripada pacaran.

Diantara kedua orang tuaku, aku sangat mengagumi Papaku karena dia orang yang gigih dalam bekerja dari keadaan kami yang sederhana menjadi kaya raya. Tentu saja aku bahagia dan salut papaku.

Suatu hari, mamaku pergi liburan ke luar negeri bersama teman-temannya dan aku ditinggal di rumah bersama Papaku.
Setelah mamaku ke luar negeri bersama temannya, Papaku jarang keluar dan kebanyakan berdiam dikamar. Suatu ketika, aku mencoba datang ke kamar papaku untuk melihat kegiatannya.

Aku pun membuka pintu kamar papaku, namun aku terkejut ketika melihat Papaku sedang menonton dan mendengar suara nya sudah bisa dipastikan papaku menonton film porno. Aku melihat dengan jelas papaku sedang mengocok batang kemaluan nya, namun tidak terlihat jelas karena dia duduk membelakangiku.

Papaku mendesah dan bercampur oleh suara TV membuatku gelisah dan sedikit terangsang. Tiba tiba papaku berbalik dan melihatku, aku hanya diam di depan pintu, Papaku cepat-cepat menghentikan kocok kan nya dan mematikan film nya. Dari ekspresi nya jelas bahwa papaku marah karena aku mengganggu kegiatan nya.

Aku pun meminta maaf kepada papaku “pa, maafin ratna ya, Ratna tidak sengaja membuka pintu nya” dengan suara memohon
“baiklah ratna,, papa tidak akan menghukum mu tapi dengan satu syarat” jawab papaku
“syarat apa itu pa” sambungku
“kamu harus menuruti kemauan papa” jawabnya lagi

Namun aku menolak, karena aku mempunyai pikiran bahwa papaku akan bertindak aneh-aneh kepadaku dikarenakan baru selsai menonton film porno nya.
Melihat aku menolak, papa ku hanya diam dan mencuekkan aku. lalu kembali melanjutkan menonton film porno, aku hanya berdiam diri di samping papaku. Selama film berlangsung, Aku yang juga terbawa suasana ikut melihat sekaligus mendengarkan suara nya sehingga membuat ku terangsang dan gairah ku naik tinggi

Setelah beberapa saat, aku tidak bisa menahan nafsuku, Aku langsung memeluk papaku dari samping dan toket ku ku arahkan ke wajah papaku
Papaku tidak menolak dan hanya diam saja, Akhirnya aku melepaskan pelukan ku

papaku terus memandangiku dan perlahan-lahan tangannya meremas toketku dengan lembut. Meskipun aku sedikit risih tapi aku tidak menolak nafsu yang terlanjur menjulur. Dia meremas gunung ku dengan segenggam tangannya, kadang sambil menekan putingku, rasa geli dan nikmat yang kurasa kadang membuat ku sedikit mendesah keenakkan.

Meskipun Papaku sudah berumur 50, Tapi kemaluannya masih terlihat tegap dan sangat kokoh. Penis nya juga sangat panjang dan membuatku cukup ngeri sekaligus penasaran dengan nikmat nya. Panjangnya sekitaran 20 cm.

Aku pelan-pelan memegangnya, ternyata penis papaku sangat keras dan aku kulitnya juga tebal. Aku cukup takjub melihat penis nya, tanpa sadar tangan ku mulai bergerak mengocok batang penis nya itu. aku terus mengocok dan bahkan mempercepat gerakan tangan ku
“Aahhhh…ouhhh…mmhmmmhh,,” ayahku terus mendesah kenikmatan sambil tangan nya terus memeras susuku.

Setelah beberapa lama, Papaku menghentikan kocokan ku dan mendorongku berbaring di ranjang. Dia mulau mencium leherku lalu menurun ke toket ku.
“jangan paa.. jangan..Aaahhh…” ucapku menolak tapi aku tidak menghalangi papaku dan terus mendesah nikmat
Papaku mulai menggerayangi tubuhku. kemudian menarik lepas kaos ketat dan bra-ku sekaligus. sehingga tampak gundukan toket ku dan puting ku yang mengacung ke depan dengan keras. Jemarinya mulai memilin-milin putingnku.
“uuhhh..paa…mmhhmmmm…” dia semakin ganas mendengar desahanku

Papaku membuka resleting celana ku dan menurukan nya, aku hanya diam karena jujur aku sudah sangat terangsang dan ingin sekali merasakan keras nya penis papaku sekaligus besar itu.
Tak lama kemudian, aku merasakan tarikan CD di pahaku yg berarti CDku telah dilepas oleh papaku. Aku masih tergumam akan rasa nikmat dari remasan toket yang terus dilakukan ayahku. Aku kadang juga sambil meremas toket ku sendiri yang padat dan sudah keras

Aku mulai merasakan jari jari yang membuka dan mengelus-elus bibir-bibir kemaluanku. Tiba-tiba aku tersentak ketika merasakan sebuah benda besar dan keras menggesek gesek bibir kemaluan ku dan sekali-sekali mencoba memasukkan nya ke lubang ku yang sempit.
Aku sedikit panik karena tidak menyangka akan sampai sejauh ini, tapi tidak ada yang bisa ku perbuat karena aku juga yang memulai nya, dan birahi ku juga tidak dapat ditahan lagi.

Tak lama kemudian. penis Papaku mulai mendesak masuk perlahan demi perlahan.
“ahhh..iiihhh…mmmhhhmmm..” Sedikit perih bercampur geli
Aku mulai merasakan batang penuh di kemaluanku dan semakin penuh di dalam liang memeku yang sempit dan rasanya cukup sakit bercampur rasa nikmat yang tidak bisa diungkapkan.
“Ouuchhhh…” teriak ku setelah papaku menekan cukup kuat untuk memasukkan keselurahan penis nya yang berukuran 20cm ke dalam lubang kemaluanku yang sempit

Aku bahkan tidak menduga bahwa batang sebesar itu akan masuk semuanya. Rasanya seperti terganjal sesuatu dan terasa aneh bahkan untuk menggerakkan kaki saja..
Papaku mulai menarik perlahan penisnya dan memasukkan nya kembali secara maju mundur, Lama lama rasa perih nya hilang dan terasa agak geli di dinding kemaluanku.
Aku pun mulai merasa nyaman dan sangat menikmati besar nya penis papaku.

“Ahhchhh….aahhh..paa.. enak paa…Aahhh…Ouuchhh..pelan pelan pa” desahku sambil menutup mata
” papa akan buat kamu enak sayang..” sambil terus memompa memek ku dengan penis panjang nya.
Tiba-tiba papaku menggenjot dengan sangat cepat seperti kerasukan setan
“paa..stopp..pa..berhenti..aahhhh.aahhhh..stopp…Ouuchhh…Aaaccchhhh..” nikmat bercampur sakit yang kurasa karena kocok kan penis papaku yang sangat besar itu dan semakin keras

Papaku tidak menghiraukan dan terus memompa, Tak lama papaku langsung menarik penis nya dan “croott…croottt…coottt” manik papaku berserakan di perutku.
meskipun ada rasa sakit, tapi rasa nikmat yang kurasa lebih dari rasa sakit nya. aku sedikit kecewa karena papaku hanya bertahan 5 menit saja dan rasa puasku belum cukup terpenuhi. Mungkin karena usia papaku yang sudah memasuki 50

Penis Papa kandungku yang memuaskanku

Papaku yang kelelahan langsung tertidur pulas di sampingku, tak lama kemudian aku juga tertidur tanpa sehelai benang pun di badanku.
“Aahhh..Ahhh…Ouuchhh..” aku tiba tiba mendesah merasakan sebuah batang di dalam memekku, aku pun membuka mata, Rupanya papaku terbangun dan kembali menggenjotku, Kali ini yang kurasakan bukan sakit lagi, tapi rasa geli dan nikmat yang luar bisa

“Aaahh,,,ahhh,,,paa.. enak pa, lagi paa..Aaahhhh..mmmhhhmm..” desahku nikmat
Kali ini papaku bertahan agak lama
“Ouuchhh…aaahhh..paa..lebih cepat pa,, ratna sudah ga tahan mau keluar…aahhh..ahhhh..paa..” Sambil memeras kedua buah toketku
aku pun mendapatkan orgasmeku dan badan ku sangat tegang dan lemas, Papaku kemudian mencabut penis nya dari memek ku.
“sayang..dihisap saja ya” pinta papaku,
Dengan muka lelah, aku hanya mengiyakan, Papaku langsung menyodorkan penis nya ke mukaku, aku pun menjilatinya dengan pelan. Susah untuk memasukkan penis papaku yang besar ke mulutku

Aku pun hanya mengulum sebatas kepala penisnya, ku kulum dengan cepat, kurasakan ritme nafas papaku mulai berubah
Dia langsung memegang kepala ku dan mendorong nya maju mundur hingga penis nya masuk setengah ke mulutku dan menyentuh tenggorokan ku hingga terdengar suara
“Occhhhh…ooocchhhh..oocchhh..” dia mempercepat goyangan nya, aku hanya lemas membiarkan papaku memainkan mulutku dengan penis nyaa… “croottt…croottt” sebanyan 6x papaku menembak kan peju nya di dalam mulutku.

Sesudahnya aku pun membersihkan mulutku dan tidur di samping ayahku, hari itu kami melakukan nya sampai papaku orgasme sebanyak 4 kali.
Saat itu pun, kami hampir tiap hari melakukan hubungan suami istri, sebenarnya papaku tidak memaksa
Aku yang menginginkan nya karena aku sangat tergiur dengan kenikmatan penis papaku yang terbilang jumbo itu.

Tags: #Aku ditiduri papahku #Papaku Punya Burung Gagah