Cerita Sex Si Jones ( Jomblo Ngenes )

360 views
Halo Pembaca Lama Tidak Update Cerita Hot Cerita Sex Nih Kali Ini Akan Update Tentang Cerita Selingkuh Gara Gara SMS Cerita Ngentot Cerita Menyusui Cerita Mesum Terbaru Cerita Sex Asli.
Samar-samar bayangan itu mendekat, keringat dingin semakin mengucur deras dari seluruh permukaan kulit ku, tak terkecuali pada bagian kontolku, kaki dan tangan ku yang terikat, membuat gerakan ku terbatas, aku hanya mampu meronta, mencoba berteriak tapi tak sedikitpun suara terlontar dari mulutku, entah apa yang terjadi.
Aku melihat ke sekililingku, tak ada benda apa pun disini, hanya ada ranjang besar berwarna merah jambu, dengan kain kelambu penutup berwarna senada disini. Ah aku baru sadar, aku hanya memakai celana dalam hitam saja, entah kemana pakaian ku, aku meronta mencoba melepaskan diri. Tapi bayangan itu semakin mendekat, semakin tercium wangi parfum, ahh aku kenal wangi parfum ini, Wangi Parfume Chanel No. 5, parfum dunia yang di pakai oleh orang2 kalangan atas bahkan selebritis wanita di dunia. Hanya satu orang yang aku kenal mampu dan sering memakai parfum ini. Mbak Indah.
Seorang wanita karir dan Janda kaya tanpa anak, cantik, bohay dan sangat seksi, aku bukan pecinta janda, apa lagi ibu-ibu, tapi entah kenapa jika melihat Mbak Indah ini, aku ga bisa berbuat apa-apa, pikiran ku selalu saja menerawang kemana-kemana, bukan hanya pikiran, mata ku pun selalu menerawang ke arah dada, pantat dan gundukan meki nya yang sangat menggoda.
Semakin jelas bayangan itu pun terlihat, semakin jelas. Dan benar saja apa tebakanku, orang itu adalah mbak Indah.
Tanpa pikir panjang, mba indah langsung saja mencengkramg kontolku, dengan posisi tepat di atas ku, tangan kanannya terus saja mengelus dan mencengkram kontolku, aku hanya bisa mengeluh panjang. Deru nafas mba indah terasa menerpa ke wajahku.
“Mbak indah, kenapa aku mesti di ikat, dan kenapa harus datang cara menakuti ku seperti itu?” Aku membuka pembicaraan.
Mbak indah hanya tersenyum saja, tanpa membalas pertanyaanku, mbak indah langsung saja menjilati puting kananku. Tangan kanananya masih saja mengelus dan sesekali meremas kontolku, tangan kirinya memainkan puting sebelah kiriku. Aku tak bisa berkata apa-apa, hanya bisa mengeluh dan mendesah.
“you are mine, kau miliku malam ini rif, shhhhhhhh” Desis mbak Indah.
Semakin lama kontolku semakin membesar, jilatan mbak Indah di putingku semakin intens dan semakin mengarah ke bawah, hingga perutku, dan pusar ku, turun dan akhirnya dia menciumi kontolku yang masih berbalut celana dalam hitam. Mba indah mendesis.
“sshhhhhhh, besar punya mu rif, ga salah aku menculikmu, hari ini bisa kupuaskan hasratku yang selama ini terpendam” Gumam mbak Indah.
Padahal tanpa harus di culik pun, dengan senang hati aku akan mengikuti kemauan mbak Indah.
Kemudian mbak Indah bangun, dia membuka Blezer nya, tangannya membuka kancing kemeja Blouse kerjanya, hanya 2 Kancing di atas saja. Aku melihat dadanya semakin menyembul keluar, seksi sekali dia, tangan kanannya terus meremas dadanya, dan tangan kirinya, masuk ke bawah rok ketat warna abu-abu nya itu, terus dan melepaskan celana dalamnya. Dia melemparkan celana dalam berwarna pink itu kepadaku. Ah semakin saja kontolku mengeras, apa lagi sekarang mbak Indah bergoyang striptess di hadapanku, meliuk-liukan pinggulnya, menjilati sendiri puting nya, memasukan jari nya ke memek nya yang terlihat chubby.
“Mbak tolong, jangan siksa aku dengan kaya gini, aku sudah tak tahan” Pintaku kepada mbak Indah.
“Apa kau sudah tak tahan??? Bagai mana dengan ini…” Kemudian mbak indah naik ke atas ranjang tepat di atasku, dengan aku berada di antara dua kakiknya, dia berbalik dan menjongkok, sehingga memeknya tepat di depan hidungku. Ahh aku semaiin tidak karuan, ingin rasanya aku raih pinggangnya dan ku tempelkan memeknya ke mukaku.
“Ampun mbak, aku semakin tidak tahan”
“Baik kalau begitu, aku perkenankan kamu menjilati ini” Seraya mba Indah menempelkan memeknya ke mulutuku, tanpa pikir panjang aku langsung menjilati dan dan meyedot memeknya mbak Indah, dia melenguh panjang.
“aaaahhhhhhh, shhhhhhh, nikmaaaatttttttt, mainkan lidah mu rif, tusukan kedalam memeku, buat dia basah, buat di semakin menginginkanmu”
Aku semakin gila menjilati memek mba indah, “aaahhh, sshhhhh, hmmmm, ahhhhh” hanya itu yang keluar dari mulutnya.
“Mbak jilat kontolku, sepong mbak” Tak kusangka dia langsung saja menurunkan celana ku ke lutut, keluarlah kontolku yang sudah sedari tadi berdiri menantang.
Awalnya dia menjilati kepala kontolku, lalu pinggirannya, terus samapai akau merasa lini, kemudian dia melahap masuk hampir semua kontolku ke dalam mulutnya. “Ahhh terus mbaaak, ahh enak. Uhhhhh”
“Jangan hanya meracau, (slurppp) lanjutkan jilatanmu di memeku, ahhhhhhhhhh” belum selesai dia memerintah, aku langsung menusukan lidah ku ke memeknya. Aku jilati pula lubang anusnya, sungguh bersih tanpa ada bau apa-apa, hanya khas bau cairan memek saja.
“Mbak, bisa ga buka ikatan aku mba, aku sudah tidak tahan”
Mbak indah tidak menghiraukan apa kata-kata ku, dia tetap saja mengulum dan menyedot kontolku, “ahhhhhh, Mbak tolong Mbak ahhhh”
“Jangan minta macam-macam, lanjutkan jilatanmu, kalau kamu bisa membuat ku Orgasm, akan aku beri lebih” Hardik mbak Indah.
Merasa di tantang, aku langsung saja mengeluarkan semua kemampuanku dalam hal jilat menjilat memek, jilat kiri, jilat kanan, tusuk dan sedot. Mbak Indah terus saja mendesah dan meracau, “shhhhhhh, ahhhh enak, nikmat, tak ku kira oral dari anak SMA bisa se enak ini, shhhhhhhhh” menjelang setengah jam, mba indah terlihat semakin bergetar, seponganya pun tak senikmat awal, dia sudah tidak fokus, dia akan segera orgasme, terlihat dari racauan dan erangannya yang semakin menjadi, matany terbelalak. Kemudiaan….
“aahhhhhhh, aku keluar rif, ahhhhh. Enaakkkkkkkkkkkkk” mba indah mendongak, mengangkat bagian atas badannya, seperti serigala yang melolong, pinggulnya bergoyangm dan cairan kental keluar, menyembur ke mulut dan mukaku. Anjir tak ku kira mba Indah bisa Squirt seperti ini.
Nafas nya terengah-engah, tapi nafasku memburu menahan nafsu syahwat yang sudah terasa di ujung ubun2 ku.
“Gimana mbak, bisa lepas ikatanku, dan memberi lebih?”
Mbak indah mengangguk sambil terengah2, aku tersenyum penuh kemenangan.
“Aku akan memberi lebihg, bahkan lebih dari yang kamu kira, tapi aku tidak akan melepaskan ikatanmu, aku akan memberikan semua kemampuanku, tanpa kamu harus mengeluarkan tenaga” Mbak indah tersenyum, dan langsun berdiri di atas ku, tanpa basa basi di langsung berjongkok dan memasukan kontolku ke memeknya yang sudah banjir, aku melenguh. “ahhhhhhhhh” mba indah hanya tersenyum.
This is fucking awesome, aku melakukan WOT dengan wanita yang selalu jadi bahan khayalanku di kamar mandi ketika sedang coli.
Aku menikmati momen ini, sambil terus memandang wajah mba indah yang cantik, masih mengenakan blouse dan rok kerjanya, di bergoyang dan maju mundur, aku menikmati ekspresi wajah nya yang menampakan raut kenikmatan tersebut.
“ ahhhh terus mbaaa, hmm neka mba”
“enak sayang?? Lagi?? Aku putar ya” mba indah bergoyang dan emudian memutar menjadi membelakangkiku dengan keadaan kontolku masih di dalam memeknya, sungguh nikmat sekali itu, kontolku berasa di peras dengan lembut.
“ahhh mbaaaaaaaaaaaaaaaaaakkk”
Mbak Indah tidak mempedulikan lenguhan ku, dia terus saja bergoyang.
Aku semakin dekat dengan orgasme, sepertinya pejuhkun akan keluar sebentar lagi,
“mbak aku mau Keluar, aku mau beres ahhhhhhh” entah tenaga dari mana, tangan kanan ku bisa memutuskan tali yang mengikatku, aku mengangkat badan bagian atasku, tangan kananu langsung mencengkram susu kanan mba indah dari belakang “ ahhhhhhhhh” teriak mba indah, dia semakin kuat bergoyang.
Tangan kanan ku meremas dan tiba-tiba”Duaarrrrrrr” suara terdengar dari arah pintu, jangan-jangan pak RT dan warga yang mau memergoki perbuatan mesum ku dengan mbak Indah ini, namun aku tak mempedulikannya karena memang sebentar lagi akan akan menyelesaikan hajat ku.
“Mba aku mau keluar sekarang, mbaaaaaa…..”
“Duaarrrrrrr”
Belum sempat aku menyelesaikan kalimatku, suara tersebut kembali terdengar, dan membangunkan ku dari mimpi itu.
Aku lihat sekelilingku, ternyata aku ada di kamarku, kontolku masih terasa pegal, keringat masih bercucuran di mana-mana.
Dan… “Duarrrrrrr” bunyi itu terdengar lagi, di ikuti suara lengkingan,
“Astagaaaa ariffff, lu mau bangun kaga???? Ini udah jam berapa, lu kan mau sekolah udah jam 7 itu” Anjing, gua mimpi, ternyata suara itu, suara bunyi ember yang yang di pukulkan emak ku ke pintu untuk membangunkan aku.
Parahnya pejuhku belum sempat keluar di mimpi itu, yang hasilnya kontolku masih terasa pegal. Liat Hp, teranyata jam sudah menunjukan 6.57 pagi, anjirrr gua bisa telat, kaga bisa coli dulu ini. Ah bodo amat nanti aja di wc sekolah, pikir gua. Langusng gua berlari ke kamar mandi.

 

Oh iya. Aku Arif,  setidaknya panggil saja seperti itu. Anak SMA kelas XII, yang sedari dulu Jones, alias jomblo ngenes.

Tags: #jomblo sex selalu #jomblo suka ngocok